Tutorial MySQL 3
Database
MySQL adalah hal pertama yang harus kamu buat untuk bisa praktek MySQL. Setelah
kamu belajar tentang cara penulisan query dalam tutorial sebelumnya, kita akan
coba saja langsung masuk ke prakteknya langsung. Melihat beberapa komentar yang
ada, nampaknya prothelonians pengennya langsung bisa praktek. Konsukuensinya,
teori dasarnya seperti operator, jenis data dll, kita skip ajah, dan nanti akan
kita singgung sebagian di tengah-tengah tutorial. Ok, siap, kita langsung
membuat database MySQL.
Sebuah
database sebenarnya tidak lebih dari sebuah wadah yang kosong. Kamu bisa
bayangin database MySQL tuh kayak gudang kosong gitulah. Database MySQL tidak
memiliki fungsi apapun, selain mamiliki nama. Tabel adalah tahap berikutnya
dalam struktur database MySQL yang memiliki berbagai kagunaan dan fungsi. Kalau
kita kembali ke contoh gudang kita tadi, sebuah tabel MySQL bisa kamu
analogikan dengan lemari penyimpan dalam gudang tadi. Barang-barang yang kamu
simpan di gudang tadi dapat dipindah ke lemari lain, dikeluarkan, pengaturan
ulang atau manipulasi lainnya tergantung situasi. Tabel MySQL juga dapat
dimanipulasi sesuai kebutuhan kita. Kita bisa pidahkan data dari tabel,
menghapus data, menampilkannya sesuai urutan yang kita inginkan, dan masih
banyak fungsi lainnya. Nah setelah memahami penjelasan ini, kamu seharusnya
sudah siap untuk memulai langkah kamu dalam praktek MySQL, yaitu membuat
database MySQL.
By the way, sebelum mulai praktek, pasti kamu bertanya-tanya kan. Lha prakteknya pakai apa? Nah, untuk prakteknya, kamu harus install dulu MySQL server di PC kamu. Dalam tutorial di sini, saya asumsikan kamu make WINDOWS XP dan XAMPP sebagai MySQL servernya. Kamu bias donlot XAMPP di web sitenya secara gratis.
Membuat
Database MySQL
Sebelum
melakukan perintah apapun, kamu harus login dulu ke MySQL command prompt kamu.
(Ingat, saya sumsikan kamu menggunakan XAMPP yah. Kamu harus melakukan
langkah-langkah berikut untuk bisa masuk ke MySQL prompt:
1. Buka command prompt (klik Start, Accessories, DOS Prompt).
2. Ketikkan CD Program*
3. Ketikkan CD XAMPP/MySQL/bin
4. Ketikkan mysql –u root
Kamu akan menghadapi sebuah layer dengan prompt mysql>. Prompt inilah yang akan menjadi tempat kamu melakukan praktek. Ready? It set, go…..
1. Buka command prompt (klik Start, Accessories, DOS Prompt).
2. Ketikkan CD Program*
3. Ketikkan CD XAMPP/MySQL/bin
4. Ketikkan mysql –u root
Kamu akan menghadapi sebuah layer dengan prompt mysql>. Prompt inilah yang akan menjadi tempat kamu melakukan praktek. Ready? It set, go…..
Hampir lupa,
untuk keluar dari prompt, kamu bisa ketikkan exit diikuti Enter. Nah sekarang
kita bisa mulai.
Tolong diingat bahwa sebelum dapat melakukan apapun di MySQL, kita harus membangun gudang kita atau dalam kasus MySQL membuat database MySQL yang bernama bisnis. Perintah CREATE akan kita gunakan untuk melakukan hal tersebut. Perintah ini sangat pendek dan kamu pasti akan langsung mengingatnya.
Tolong diingat bahwa sebelum dapat melakukan apapun di MySQL, kita harus membangun gudang kita atau dalam kasus MySQL membuat database MySQL yang bernama bisnis. Perintah CREATE akan kita gunakan untuk melakukan hal tersebut. Perintah ini sangat pendek dan kamu pasti akan langsung mengingatnya.
Kode MySQL:
CREATE DATABASE bisnis;
Tekan Enter, dandatabase MySQL pertama kamu sudah jadi.
Tutorial MySQL 4
Tabel
database adalah langkah selanjutnya dalam praktek MySQL kita setelah membuat
gudang kita yaitu database.
Gudang
database kita yang masih kosong tadi tidak akan ada gunanya kalau kosong kan?
Nah kita akan membuat tabel sebagai lemari-lemari penyimpanan untuk menyimpan
dan mengelola data kita. Kita akan menggunakan perintah CREATE yang sama dengan
pembuatan database MySQL. Meskipun menggunakan perintah CREATE yang sama,
tetapi perintah pembuatan tabel MySQL agak lebih kompleks dibandingkan perintah
CREATE database kita sebelumnya. Dalam perintah kita nanti, kita juga harus
menyertakan parameter untuk setiap kolom tabel database dan menamainya dengan
baik. Memberi nama pada tabel kamu bisa dilakukan secara sederhana maupun
rumit.
Tipe kolom
akan menentukan jenis data yang dapat disimpan dalam kolom tabel mulai dari
angka, paragraph, atau string singkat. Sebagai contoh, dengan mendefinisikan
sebuah kolom sebagai int, artinya bahwa database kamu cuman akan menerima nilai
integer untuk jenis kolom ini.
Beberapa
tipe kolom yang akan cukup sering kamu gunakan adalah : int, char, varchar, text
dan datetime. Dan saya rasa, dari namanya kamu pasti udah bisa menebak jenis
data apa yang bisa disimpan oleh masing-masing tipe kolom tersebut kan :).
Ok, kita
langsung aja membuat tabel database MySQL kita, ingat bahwa kita tadi
mendefinisikan gudang kita dengan nama bisnis. Nah untuk memastikan bahwa kita
berada di gudang bisnis, gunakan perintah ini:
USE bisnis;
Sekarang
buat tabel database pertama kamu:
CREATE TABLE karyawan (id INT(3) NOT
NULL AUTO_INCREMENT,
nama_belakang VARCHAR (50), nama_depan
VARCHAR (25),
jabatan VARCHAR (10) DEFAULT ‘staf’
NULL);
Bingung?
Tenang aja, nih penjelasannya.
Kamu baru saja membuat sebuah tabel database
bernama ‘karyawan’. Kolom pertama adalah sekedar angka penanda unik yang akan
ditambahkan ke tabel hingga maksimum sebanyak 3 digit (999) secara otomatis
(AUTO_INCREMENT). VARCHAR berarti bahwa dia akan menyimpan angka, digit atau
symbol, yang sangat cocok untuk nama orang. Kolom terakhir memiliki nilai
default ‘staf’, sehingga jika kita menambahkan sebuah record, nilai default
tersebut akan langsung ditambahkan.
Bagaimana tambah bingung yaaa....... santai dan ngopi dulu di lanjut lain kali .......
No comments:
Post a Comment